Membuat Coffee Scrub Soap – Batch 14 Juni 2020

Coffee Scrub Soap adalah salah satu varian sabun Kippabuw yang cukup laris dan punya penggemar fanatik. Dalam batch kali ini, saya menambahkan organic coffee oil.

InShot_20200602_124300415

Katanya, minyak kopi ini punya khasiat untuk ‘glowing skin’ alias kulit bercahaya, mengurangi lingkaran gelap sekitar mata, mengurangi stretch marks dan selulit, juga membuat rambut berkilau sehat.

Well, saya tidak terlalu tertarik dengan janji-janji manis kulit glowing, sebenarnya. Tapi saya memutuskan untuk menambahkan minyak kopi ini hanya agar lebih terasa kopinya, mengingat saya tidak memakai fragrance oil di sabun ini.

InShot_20200602_124600086

Sebagai scrub atau penggosok kulit, saya menggunakan biji kopi giling. Sebagai informasi, biji kopi yang digiling halus ini merupakan perpaduan 50% kopi robusta Jawa dan 50% kopi arabica Toraja. Sehari-hari, saya menikmatinya dalam bentuk es kopi susu gula aren.

InShot_20200602_142937554

Kalau biasanya kamu mendapatkan Coffee Scrub Soap yang berbentuk oval. Kali ini saya membuatnya dalam bentuk kotak, dengan lapisan adonan sabun polos di bagian tengah. Tak lupa, pemanis berupa sabun hati mungil di bagian atas sabun.

Sabun ini dapat dipesan mulai 14 Juni 2020.

Begini proses pembuatannya:
English

Bahasa Indonesia

Chocolate Milk Soap

InShot_20200320_074414417

Sabun batangan ini dibuat dari minyak kelapa dan lemak kakao. Dengan kakao bubuk sebagai pewarna alami. Tanpa tambahan aroma, baik essential oil maupun fragrance oil. Dapat digunakan untuk wajah maupun tubuh. Dapat digunakan oleh anak-anak, orang dewasa, maupun lansia. Tergantung kondisi masing-masing individu.

Harap diperhatikan, jika ada riwayat alergi coklat, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan tenaga kesehatan profesional terpercaya sebelum memakai sabun ini.

Komposisi: Minyak kelapa, lemak kakao (food grade), air suling, santan kelapa, natrium hidroksida, kakao bubuk (food grade).
Biaya pembuatan: 40.000 (berat sabun sekitar 75-85 gram).

Direkomendasikan agar sabun ini sudah habis digunakan dalam 1 tahun setelah tanggal pembuatan.

Simpan di tempat kering dan sejuk dengan sirkulasi udara baik. Jika muncul titik-titik air karena udara lembap, tepuk-tepuk lembut menggunakan lap bersih kering. Jangan digunakan jika berbau tidak sedap atau muncul jamur.